Bercumbu dengan rindu,
Melamun aku dalam-dalam
Hening mengingat-ingat setiap detil sudut wajahmu
Meraba udara, berharap aku mencium aromamu
Diam dengan mata kupejamkan
Kuangkat senyumku dengan kebahagiaan
Karena raut mukaku adalah wajah hatiku
AKU RINDU tapi tak tahu harus kupajang raut apa agar kau tahu
Kekasih, keterpesonaan, kesetiaan, keentahan yang entah
Aku menyukai senja dan hujan, gerimis dan malam, rindu dan
kesetiaan
Puisi dan kamu
Dan
semacam itu juga aku, akupun sibuk menghitung KERINDUAN sambil menunggu senja
terakhir di bulan november
Tidak ada komentar:
Posting Komentar